Hoʻoponopono, Cara Menghilangkan Pikiran Negatif ala Hawaii

Saya mendapatkan ilmu baru yang sangat bermanfaat bagi saya, yaitu ilmu mengenai cara menghilangkan perasaan dan pikiran buruk, secara instan dan cepat, yaitu Ho’oponopono.

Pikiran dan perasaan buruk yang saya maksud adalah berupa perasaan benci, marah, dengki, iri hati, serta perasaan dan pikiran buruk lainnya dari kita tentang seseorang atau sesuatu. Pikiran dan perasaan buruk ini harus dihilangkan, harus dilepaskan, agar tercipta perasaan dan pikiran positif. Munculnya mental block, salah satunya disebabkan karena menumpuknya pikiran dan perasaan buruk ini, akibat tidak segera dihilangkan.

Nah, Ho’oponopono ini merupakan salah satu cara menghilangkan perasaan dan pikiran buruk tersebut.

Ho’oponopono adalah sebuah metode yang digunakan oleh masyarakat Hawaii sejak dahulu, untuk melepaskan diri dari pikiran buruk. Metode ini sudah dibuktikan secara ilmiah, dapat menekan perasaan dan pikiran buruk, sehingga membuat terciptanya pikiran dan perasaan positif.

Bagaimana cara melakukan Ho’oponopono untuk menghilangkan perasaan dan pikiran negatif tersebut? Berikut ini langkah-langkahnya:


Langkah-langkah Melakukan Ho’oponopono

Apabila sedang merasa kesal, marah, benci, atas seseorang atau sesuatu, maka cobalah untuk tenangkan diri. Setelah tenang, temui orang atau apapun yang membuat Anda kesal, membuat Anda marah, atau membuat perasaanmu terganggu. Apabila tidak bisa bertemu, maka bayangkan wajahnya, bayangkan sosoknya, bayangkan ia ada di depan Anda sekarang. Lalu, ucapkan dengan tulus 4 kalimat berikut:

Aku Mencintaimu

Ini kalimat pertama dari Ho’oponopono. Ucapkan kalimat ini dengan tulus. Jangan hanya mengucapkan dalam hati, tapi keluarkan dengan lisan. Di hadapan orang yang membuat Anda kesal, marah, dan terganggu, atau ketika Anda membayangkan sosoknya, ucapkan kalimat ini dengan tulus, ikhlas, tanpa paksaan.

Pada beberapa metode, kalimat “Aku Mencintaimu” dilakukan pada langkah ke-4, atau terakhir.

Saya Menyesal

Ucapkan ini sebagai rasa penyesalan dari keburukan apapun yang telah terjadi. Ucapkan dengan tulus, dan resapi maknanya.

Ingatlah, bahwa Anda-lah yang bertanggungjawab atas apapun yang ada dalam pikiran dan perasaan Anda. Meski pun ada banyak gangguan dari luar, tapi pikiran dan perasaan haruslah tetap dalam kontrol masing-masing orang. Jika bisa memahami dan menyadarinya, maka akan lebih mudah untuk lebih tulus menyesali apa-apa yang telah terjadi.

Maafkan Aku

Ucapkan kalimat permohonan maaf ini pada apapun yang sudah membuat Anda marah, kesal, terganggu. Apabila tidak bisa bertemu, bayangkan sosok orang yang membuat Anda marah dan terganggu, dan ucapkan “maafkan aku”.

Pahamilah bahwa di dunia ini berlaku hukum ‘sebab – akibat’. Apabila Anda merasa marah, benci, kesal, atau terganggu akan sesuatu, bisa jadi karena sesuatu ini terjadi karena kesalahan yang ada pada diri Anda. Maka, jangan ragu untuk meminta maaf.

Terima Kasih

Kemudian, berterima kasih lah. Berterima kasih atas apapun. Hal ini lebih kepada ucapan syukur atas apa yang telah terjadi. Apapun itu, berterimakasihlah.

Lakukan hal ini secara rutin. Berlatihlah, agar pikiran dan perasaan buruk bisa lebih mudah dilepaskan.


Metode Islami dalam Menghilangkan Pikiran dan Perasaan Negatif

Dalam Islam, juga bisa ditemui metode yang hampir sama, dan lebih komplit. Dalam Islam dikenal kalimat-kalimat Tasbih, Takbir, Tahlil, Tahmid, dan Istighfar, yang intinya adalah kalimat-kalimat untuk menyadarkan diri mengenai Keesaan, Keagungan, dan Kebesaran Allah ‘Sang Pencipta’; ungkapan rasa syukur; serta rasa penyesalan dan pertaubatan atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan.

Nah, silakan dicoba dan dipraktikkan. Semoga pikiran dan perasaan buruknya hilang.

Bekerja online dan mengelola website. Sekarang tinggal sambil berwisata di Pulau Lombok.

1 Comment

Leave a Comment