cron job WordPress

Tutorial Cara Disable wp-cron.php di WordPress

WordPress menggunakan sebuah file bernama wp-cron.php sebagai virtual cron job, yaitu program yang mengatur pekerjaan rutin pada sebuah instalasi WordPress. Cron job pada wp-cron.php ini bekerja secara otomatis, untuk melakukan aktivitas seperti notifikasi, publikasi artikel terjadwal, cek update plugin, pengiriman email otomatis, dll.

Pada dasarnya, wp-cron.php akan bekerja setiap kali situs WordPress mendapat kunjungan (diakses). Meski tujuannya baik, hal ini bisa menyebabkan masalah seperti meningkatnya beban server, terutama apabila situs memiliki traffic kunjungan yang tinggi.

Read: Masalah beban server (CPU usage) dan cara mengatasinya, sudah dibahas pada artikel sebelumnya: Mengatasi CPU Usage Tinggi pada WordPress.

Nah, karena hal ini bisa menjadi masalah pada situs dengan traffic yang besar, maka wp-cron.php harus diatur.

Cara mengatur wp-cron di WordPress ternyata cukup mudah, yaitu dengan langkah-langkah berikut:

  1. Login ke control panel web hosting Anda.
  2. Buka aplikasi file manager, dan akses folder situs yang akan diatur.
  3. Buka dan edit file wp-config.php, lalu tambahkan baris kode berikut ini:
    define('DISABLE_WP_CRON', 'true');

    Tepat setelah baris:

    define('DB_COLLATE', '');
  4. Klik save untuk menyimpan perubahan.

Nah, setelah langkah di atas selesai, maka wp-cron sudah tidak aktif. Berikutnya, adalah mengatur agar wp-cron.php hanya aktif sesuai jadwal yang ditentukan. Caranya adalah sebagai berikut:

cron job WordPress

  1. Masih di control panel web hosting Anda, temukan aplikasi cron jobs, untuk mengatur cron.
  2. Pada section “Add New Cron Job”, pilih “Common Settings”: “Twice a day”. Artinya, dalam 1 hari (24 jam) cron job hanya bekerja sebanyak 2 kali. Anda juga bisa memilih pengaturan lainnya, sesuaikan dengan kebutuhan.
  3. Pada field “Command”, masukkan kode berikut:
    cd /home/yourusername/public_html; php -q wp-cron.php

    Pada bagian yang tercetak tebal, sesuaikan dengan path folder utama situs WordPress Anda.

  4. Klik save untuk menyimpan perubahan.

Setelah langkah ini selesai, maka cron job sudah berhasil diatur. Cara ini akan sangat membantu meringankan beban server (CPU usage).

Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat. Baca tutorial lainnya dari saya pada topik Tutorial WordPress.

Bekerja online dan mengelola website. Sekarang tinggal sambil berwisata di Pulau Lombok.

No Comments

Leave a Comment